Doa Umroh Lengkap: Panduan Lengkap Doa-Doa dari Miqat hingga Tahallul

📅 26 June 2026👤 admin👁 1x dibaca

Doa Umroh Lengkap: Panduan Lengkap Doa-Doa dari Miqat hingga Tahallul

Melaksanakan umroh bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan juga perjalanan spiritual yang penuh makna. Setiap langkah yang kita ambil, mulai dari memakai ihram di miqat hingga tahallul, memiliki doa-doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca. Doa umroh lengkap perlu diketahui setiap jamaah agar ibadah berjalan khusyuk dan sesuai sunnah.

Sebagai muslim yang hendak beribadah umroh, memahami doa-doa ini sangat penting. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang beriman, dan dalam konteks umroh, doa menjadi penghubung hamba dengan Allah SWT di tempat-tempat yang penuh berkah. Artikel ini akan membahas secara lengkap doa-doa yang dibaca selama pelaksanaan umroh, mulai dari niat hingga tahallul.

Doa ketika Berangkat Menuju Miqat

Sebelum memasuki ihram, dianjurkan membaca doa ketika berangkat dari rumah atau hotel menuju miqat (batas wilayah suci untuk memulai umroh). Doa ini memohon keselamatan dan kemudahan dalam perjalanan:

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

“Bismillah, tawakkaltu ‘alallah, wa laa haula wa laa quwwata illa billah.”

Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, dan tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.”

Doa ini diriwayatkan dari Anas bin Malik dan dianjurkan dibaca setiap memulai perjalanan, termasuk perjalanan umroh. Membaca doa ini menjadi tanda bahwa kita menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

Doa Niat Ihram Umroh

Setiba di miqat, jamaah wajib berniat untuk memasuki ihram umroh. Niat umroh dilakukan dengan membaca talbiyah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً

“Labbaikallahumma ‘umratan.”

Artinya: “Ya Allah, aku panggilan-Mu untuk berumroh.”

Setelah membaca niat ihram, jamaah dianjurkan membaca talbiyah secara terus-menerus selama perjalanan menuju Makkah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

“Labbaikallahumma labbaik, labbaaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan-ni’mata laka wal-mulk, laa syariika lak.”

Artinya: “Ya Allah, aku panggilan-Mu, aku panggilan-Mu. Ya Allah, aku panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”

Talbiyah dibaca dengan suara laki-laki, sedangkan perempuan cukup dengan suara yang hanya terdengar oleh dirinya sendiri. Membaca talbiyah menjadi tanda bahwa jamaah telah resmi memasuki ihram umroh.

Doa ketika Memasuki Kota Makkah

Ketika memasuki kota Makkah, dianjurkan membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِي وَدَمِي وَشَعْرِي وَبَشَرِي عَلَى النَّارِ وَآمِنْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ وَاجْعَلْنِي مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ

“Allahumma hadza haramuka wa amnuka faharrim lahmi wa damyi wa sya’ri wa basyari ‘alan-naar, wa aminnadzaabaka yauma tab’atsu ‘ibadak, waj’alni min awliya’ika wa ahli ta’atik.”

Artinya: “Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan tempat yang aman. Maka haramkanlah daging, darah, rambut, dan kulitku dari neraka. Amankanlah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu, dan jadikanlah aku termasuk wali-wali-Mu dan ahli ketaatan kepada-Mu.”

Doa ketika Melihat Ka’bah

Moment paling bersejarah dalam umroh adalah pertama kali melihat Ka’bah. Saat itu, dianjurkan membaca doa dengan penuh khusyuk karena doa di depan Ka’bah sangat mustajab:

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ

“Allahumma antas-salaam wa minkas-salaam fahayyina rabbana bis-salaam.”

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Maha Pemberi Keselamatan, dan dari-Mu keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan kami dengan keselamatan.”

Selain itu, dianjurkan juga membaca:

اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَبِرًّا

“Allahumma zid hadzal baita tasyrifa wa ta’zima wa takarima wa mahabah, wa zid man syarrafahu wa karramahum man hajjahu awi’tamarahu tasyrifa wa ta’zima wa takarima wa birra.”

Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan, dan kehebatan pada Baitullah ini. Dan tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan, dan kebaikan kepada orang-orang yang memuliakan dan mengagungkannya di antara orang-orang yang berhaji atau berumroh.”

Doa saat Thawaf (Putaran ke-1 hingga ke-7)

Thawaf merupakan rukun umroh yang dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Setiap putaran memiliki doa khusus yang dianjurkan:

Putaran ke-1: Doa di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad

Di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, dianjurkan membaca:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar.”

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

Putaran ke-2 hingga ke-7

Untuk putaran selanjutnya, tidak ada doa khusus yang wajib. Jamaah dianjurkan membaca dzikir, doa, dan Al-Quran sesuai keinginan masing-masing. Namun, beberapa doa yang sering dibaca antara lain:

  • Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallahu wallahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illa billah — Tasbih, tahmid, dan takbir
  • Astaghfirullah ‘adzim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atubu ilaih — Istighfar
  • Doa-doa pribadi sesuai kebutuhan dan hajat masing-masing jamaah

Tips: Manfaatkan waktu thawaf untuk berdoa dengan penuh khusyuk. Jangan hanya menghafal doa, tetapi juga pahami maknanya agar doa lebih bermakna dan menyentuh hati.

Doa saat Sai (Safa ke Marwah)

Sai adalah berjalan bolak-balik antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Doa-doa yang dianjurkan saat sai antara lain:

Doa di Bukit Safa (Awal Sai)

Saat berdiri di bukit Safa menghadap Ka’bah, baca:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللهِ

“Innas-shafa wal-marwata min sya’aa-irillah.”

Artinya: “Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah termasuk syiar Allah.” (QS. Al-Baqarah: 158)

Doa saat Berjalan dari Safa ke Marwah

Saat berjalan, dianjurkan membaca:

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ

“Rabbighfir warham, innaka antal a’azzul akram.”

Artinya: “Ya Tuhan, ampunilah dan rahmatilah, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemurah.”

Doa di Bukit Marwah

Sama seperti di Safa, saat tiba di Marwah dianjurkan membaca doa dan dzikir. Baca juga doa-doa pribadi yang menjadi hajat Anda.

Doa saat Tahallul (Potong Rambut)

Tahallul adalah rangkaian terakhir dari umroh, di mana jamaah memotong rambut sebagai tanda selesainya ibadah umroh. Doa yang dianjurkan saat tahallul:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَأَتِبْ إِلَيَّ

“Allahummagh-firli warhamni wa atib ilayya.”

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku.”

Setelah tahallul, jamaah sudah boleh melepas pakaian ihram dan kembali berpakaian biasa. Seluruh rangkaian umroh telah selesai.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Doa Umroh

1. Apakah boleh membaca doa umroh dalam bahasa Indonesia?

Ya, boleh. Meskipun ada doa-doa khusus yang diajarkan dalam bahasa Arab, jamaah juga diperbolehkan berdoa dengan bahasa yang dipahami. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan keikhlasan hati. Doa dalam bahasa Indonesia sangat dianjurkan untuk memohon hal-hal spesifik yang menjadi hajat pribadi.

2. Apakah ada doa khusus yang wajib dibaca saat thawaf?

Tidak ada doa wajib saat thawaf selain membaca “Rabbanaa aatinaa…” di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad pada setiap putaran. Selebihnya, jamaah diperbolehkan membaca doa, dzikir, atau Al-Quran sesuai kemampuan.

3. Bagaimana jika lupa baca doa saat sai?

Jika lupa membaca doa saat sai, tidak ada kafarat atau denda yang diwajibkan. Sai tetap sah. Namun, dianjurkan untuk tetap berusaha mengingat dan membaca doa-doa yang telah dipelajari sebelum berangkat.

4. Apakah doa saat melihat Ka’bah harus dalam bahasa Arab?

Tidak harus. Saat melihat Ka’bah untuk pertama kalinya, Anda boleh berdoa dengan bahasa apa saja. Yang terpenting adalah memohon kepada Allah dengan penuh harap dan tawakal. Banyak jamaah yang menangis saat berdoa di depan Ka’bah karena merasa sangat dekat dengan Allah SWT.

5. Berapa lama waktu yang ideal untuk membaca doa-doa umroh?

Tidak ada batasan waktu khusus. Doa-doa umroh dibaca sesuai dengan waktu yang tersedia di setiap rukun. Yang terpenting adalah kualitas kekhusyukan, bukan kuantitas waktu. Gunakan setiap kesempatan di tempat-tempat mustajab untuk berdoa.

Baca Juga

📲 Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Konsultasi GRATIS dengan tim kami via WhatsApp. Siap membantu 25/7!

👉 Chat via WhatsApp

Butuh Informasi Paket Umroh Sesuai Budget?

Konsultasikan kebutuhan ibadah Anda dengan tim kami. Gratis dan tanpa komitmen.

💬 Chat WhatsApp Sekarang
📢 Bagikan: 📘 Facebook

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Kami
Scroll to Top